SUREALISME

Disusun oleh Marceline Vania R.A 235110307111022





            Surealisme adalah aliran seni yang memadukan mimpi dan realita, menghadirkan gambaran yang tidak mungkin terjadi di dunia nyata. Aliran ini terinspirasi oleh teori psikologi Freud yang mengeksplorasi alam bawah sadar dan mimpi sebagai cerminan hasrat manusia yang tersembunyi. Hasrat tersebut sering kali tertekan oleh norma sosial, rasa malu, atau trauma, meskipun tidak selalu bersifat negatif. Bahkan, hasrat itu bisa berupa impian masa kecil yang terlupakan karena tuntutan realitas. Memiliki keinginan terpendam adalah hal wajar, asalkan tetap terkendali dan tidak mendominasi kehidupan. 

            Surealisme adalah salah satu gerakan seni besar abad ke-20 yang dicetuskan oleh André Breton dalam Manifesto Surealis (1924). Berawal dari dunia sastra, aliran ini menyebar ke seni rupa dan bidang seni lainnya. Namun, beberapa ahli menyebut surealisme telah muncul sejak 1917 melalui karya Giorgio de Chirico yang berpengaruh pada seniman seperti Max Ernst. 

            Surealisme merupakan produk dari zamannya, lahir sebagai bentuk pemberontakan terhadap zona nyaman kelas menengah. Terinspirasi dari Dadaisme, surealisme bertujuan menggugah kesadaran akan keterbatasan pemikiran masyarakat modern. Jika Dadaisme menggunakan citra acak dan mengejutkan, surealisme menyampaikan kritik melalui penggabungan citra nyata dengan elemen imajinatif, menggambarkan kebebasan tanpa batas dari kendala realitas.


BERAKHIRNYA SUREALISME

Surealisme tidak benar-benar "berakhir," tetapi kehilangan pengaruh utamanya seiring berjalannya waktu, khususnya setelah Perang Dunia II. Saat gerakan seni modern lainnya menjadi terkenal. Sedangkan para ahli mengungkapkan bahwa kematian Andre Breton yang terjadi di tahun 1966 menandai berakhirnya aliran Surealisme. Di sisi lain, pendapat lainnya mengungkapkan bahwa aliran yang satu ini tetap berlanjut hingga sekarang dan banyak tercermin melalui karya seni kontemporer. 


CIRI-CIRI SUREALISME


1. Penggabungan Dunia Nyata dan Imajinasi

2. Kejutan Visual dan Kontras Tidak Logis 

3. Pencitraan seperti di alam mimpi 

4. Memiliki kesan fantasi tetapi tetap berpegang pada referensi dunia nyata

5. Penggunaan Teknik Ilusi Optik



TOKOH PELUKIS SUREALISME


1. Salvador Dali

            Salvador Domingo Felipe Jacinto Dalí i Domènech atau lebih  dikenal dengan Salvador Dali merupakan seniman Spanyol terkenal dan paling berpengaruh di dalam dunia seni, terutama aliran surealisme. Persistence Time merupakan hasil karya populernya yang menggunakan surealisme. Lukisan tersebut menggambarkan berbagai jam dinding dan weker yang nampak meleleh, hal itu berkesan keras namun lembut.


2. René Magritte


            René Magritte merupakan seniman Belgia yang terkenal dengan gaya lukisan surealismenya. Lukisan-lukisannya sering memiliki perpaduan konsep visual dan simbolis, seperti "The Son of Man." 


3. Max Ernst

            Max Ernst merupakan seniman yang terkenal dari Jerman. Ia dikenal sebagai pelukis, pematung dan pencipta teknik-teknik inovatif dalam seni rupa. Max Ernst adalah satu pelopor surealisme yang sangat berpengaruh, sekaligus seorang seniman yang memiliki pendekatan eksperimental dalam seni. Salah satu karya surealisme terkenal dari Max Ernst adalah “The Elephant Celebes”.




Komentar

Postingan Populer